LANGITJAMBI.COM, BUNGO_ Persoalan Penambangan Emas Tanpa Izin ( PETI) di Kabupaten Bungo memang tidak ada habisnya. Para penambang emas ilegal di Bungo beraktivitas terang terangan tanpa rasa takut.

Tidak hanya dikawasan sekitaran Bandara Bungo, di wilayah Dusun Purwo Bakti Kecamatan Bathin III juga terlihat puluhan rakit PETI berjejer di sepanjang aliran Sungai Batang Tebo.
Walaupun jelas rakit rakit PETI tersebut beroperasi didekat kawasan pemukiman dan jalan lintas Bungo – Tanah Tumbuh (Purwo Bakti), namun tidak ada tindakan tegas baik dari Pemerintah Daerah maupun Aparat Penegak Hukum (APH).
Datin (Kepala Desa) Dusun Purwo Bakti, Lenny Maryani, S, A. M. Kep kepada media ini mengatakan kalau pihaknya sudah sering menyampaikan larangan aktivitas PETI namun hal itu seperti tidak diindahkan oleh pelaku PETI.
“Kami cuma bisa menghimbau serta memberi larangan untuk tidak melakukan aktivitas PETI, kalau untuk penindakan kami minta ke APH”. Ujar Datin (senin, 20/04/2026)
Salah satu warga sekitar yang namanya enggan disebutkan mengatakan kalau aktivitas PETI di Purwo Bakti tersebut telah berlangsung lama namun belum ada tindakan dari APH dan juga Pemerintah Kabupaten Bungo.
“Aktivitas PETI ini telah berlangsung lama hingga saat ini belum ada tindakan, APH dan Pemda terkesan diam. Kami berharap Pemda dan APH segera melakukan penindakan terhadap puluhan rakit PETI di wilayah Purwo Bakti ini”. Tegas Sumber
“Kepada Bapak Bupati Bungo, Kapolres, Dan Kapolda Jambi tolong segera tindak aktivitas PETI di Purwo Bakti ini karena sangat meresahkan dan merusak lingkungan”. Lanjut Sumber












