Sedikitnya 30 Batang Sawit Warga Mati Terendam Akibat Dompeng, Warga Minta Polisi Tindak Dompeng Di Padang Kelapo

- Penulis

Rabu, 11 Februari 2026 - 23:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LANGITJAMBI.COM , BATANG HARI_ Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) menggunakan alat dompeng di Desa Padang Kelapo, Kecamatan Maro Sebo Ulu, Kabupaten Batanghari, Jambi, kembali menuai keluhan warga. Bendungan aliran Sungai Hitam yang diduga dibuat para penambang menyebabkan lahan perkebunan sawit milik warga terendam air. Akibatnya, sedikitnya ada 30 batang sawit mati karena terus-menerus tergenang.

“Dulu sebelum ada dompeng, lahan kami kering. Sekarang sejak dibendung jadi terendam terus. Sekitar 30 batang sudah mati”. Tutur Pirong (nama samaran), Rabu (11/02/2026).

Genangan air tak hanya merusak tanaman, tetapi juga merendam akses jalan menuju kebun. Kondisi ini membuat pemilik kebun jarang datang sehingga diduga memicu maraknya pencurian buah sawit.

“Bukan berkurang, malah pencurian semakin menjadi karena lahan jarang dikunjungi akibat tergenang”. Tambahnya.

Warga berharap aktivitas dompeng dihentikan atau setidaknya tidak lagi membendung sungai agar aliran air kembali normal dan jalan terbebas dari genangan lumpur.

Selain dampak lingkungan, warga juga menyoroti dugaan maraknya peredaran narkoba di sekitar lokasi tambang.

“Sabu di sini seperti orang jual tempe, wajar saja orang bisa kerja siang malam”. Tutupnya.

Warga berharap pihak Kepolisian Daerah (Polda) Jambi khususnya Kepolisian Resor (Polres) Batang Hari untuk segera menindak para pelaku PETI Dompeng di wilayah Padang Kelapo.

 

Berita Terkait

FSPTI Gelar Demo Di Depan Gedung DPRD Batang Hari, Terkait PT. MSS Dituding Putus Kontrak Sepihak
Hendak Liput Aksi Buruh Di PT. MSS Wartawan Diusir Pihak Keamanan Perusahaan, Kebebasan Pers Kembali Diuji
Permasalahan Limbah PT. MSS Puplik Menunggu Langkah dan Sikap Dari Dewan
Memanas..!! Tidak Diizinkan Lihat Kondisi Limbah Lurah Simpang Sungai Rengas Akan Surati LH, Limbah PT. MSS Jadi Sorotan Puplik
Halangi Tugas Jurnalistik, PT. MMS Larang Media Liput Agenda Lurah Terkait Pembahasan Limbah
Sengketa Gugatan PMH Bupati Batang Hari Berakhir Damai, Masyarakat Pertanyakan Apakah Pemda Lepas Aset Daerah.??
Hebooh.!! Gugatan PMH Bupati Ke Tiga Instansi Dugaan Aset Pemda Disertifikatkan Jadi Milik Pribadi
Belasan Orang Diciduk, Polisi Temukan Barang Bukti Emas dan Sabu
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:39 WIB

AFKAB Bungo Resmi Datangkan Dua Pelatih Berpengalaman Untuk Wujudkan Target Liga Nusantara 2026 Dan Porprov 2027

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:28 WIB

Berbagi Dengan Masyarakat, Naga Pengusaha Sukses Sungai Buluh Potong 2 Ekor Sapi

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:38 WIB

Warga RT.21 Jaya Setia Qurban 3 Ekor Sapi di Hari Raya Idul Adha 1447 H, Panitia : Alhamdulillah Jumlah Qurban Meningkat

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:41 WIB

Polsek Muko-Muko Bathin VII Bersama Polres Bungo Gelar Panen Jagung Serentak Kuartal II

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:02 WIB

FLS3N dan O2SN Kabupaten Bungo Resmi Digelar, Usung Tema ” Wujudkan Talenta Emas Bersinergi Membangun Bungo Pintar “

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:16 WIB

Ketegasan Sat Pol PP Dipertanyakan, Rahmat : Kalau Masih Tersegel Mengapa Dibiarkan Beroperasi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:33 WIB

Informasi Sebut Kapolsek Rantau Pandan Terlibat PETI Hoaks, Deni : Kami Konsisten Tertibkan PETI

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:29 WIB

Kinerja Kasat Pol PP Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Bupati Segera Ganti Kasat

Berita Terbaru