LANGITJAMBI, BUNGO_ Kinerja Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bungo kembali menjadi sorotan puplik. Masyarakat menilai kalau Kepala Dinas Perhubungan tidak mampu bekerja
Pernyataan tersebut keluar dari sejumlah elemen masyarakat, salah satunya Ari.
Ari mengatakan kalau kinierja Dinas Perhubungan makin hari makin kian bobrok. Mulai dari parkir yang semberawut dibadan jalan dalam kota, kemacetan parah disejumlah titik, dan masih banyaknya kendaraan besar yang melintas didalam kota. (24/7/2026)
“Dinas Perhubungan seperti tidak bekerja, kita sama sama lihat parkiran dalam kota yang tidak beraturan, dibeberapa titik kemacetan parah dijam jam tertentu terutama pagi dan jam pulang sekolah, seperti di jalan depan SMPN 1, lorong Rajawali Depan masjid agung, depan SMAN 1 dan beberapa tempat lainnya”. Ujar Ari
“Kita sama sama lihat dijam pagi beberapa orang anggota Dishub berdiri dibeberapa titik tertentu, namun hanya terlihat beberapa petugas saja yang membantu mengatur lalu lintas kendaraan, yang lain hanya berdiri manis. Parahnya, jalanan macet didepan malah dibiarkan saja, jadi mereka berdiri dijalan itu buat apa..??”. Lanjut Ari
Hal yang sama dikatakan oleh Aldi salah satu pemuda Batang Bungo. Tidak hanya itu Aldi juga menyebutkan kalau seperti ada kesengajaan pembiaran terkair kendaraan besar (roda lebih dari 6) yang lewat dalam kota dan jalan lintas menuju Rantau pandan serta yang melakukan bongkar muat di wilayah Sungai Pinang dan sekitar.
“Terkait kendaraan besar lewat dalam kota seperti sengaja dibiarkan, begitu juga yang lewat dijalan menuju Rantau Pandan, selain itu truk yang bertonase besar tersebut juga dibiarkan melakukan bongkar muat disekitaran wilayah sungai pinang hingga Talang Pantai”. Sebut Aldi
“Truk truk besar tersebut terlihat bebas lewat dan melakukan bongkar muat dalam kota. Dinas perhubungan seperti sengaja membiarkan, mereka seolah-olah tidak tau, atau karena ada sesuatu” Lanjut Aldi
“Kami berharap agar bapak Bupati Bungo segera mengganti Kepala Dinas Perhubungan karena sepertinya beliau tidak mampu bekerja”. Tutup Aldi***
