LangitJambi,BUNGO – Pengurus Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) Kabupaten Bungo Periode 2026-2031, resmi dilantik oleh Hj Ernawati Ketua ISMI Jambi, Sabtu (28/8).

‎Pelantikan berlangsung di Grand Semagi Hotel dihadiri Bupati Bungo H. Dedy Putra, Ketua TP PKK kabupaten Bungo, Ketua GOW Kabupaten Bungo, serta tamu undangan penting lainnya.

‎Bupati Bungo dalam sambutannya menyampaikan ISMI Harus Jadi Mitra Pembangunan Bungo

‎Bupati Bungo Dedy Putra menyambut positif terbentuknya kepengurusan ISMI Kabupaten Bungo.

‎Dedy menilai keberadaan organisasi yang menghimpun kalangan sarjana dapat menjadi kekuatan tambahan bagi pembangunan daerah.

‎Menurut dia, pemerintah tidak mungkin bekerja sendirian.

‎Pembangunan membutuhkan partisipasi banyak pihak.

‎Perguruan tinggi.

‎Dunia usaha.

‎Organisasi profesi.

‎Tokoh masyarakat.

‎Termasuk organisasi intelektual seperti ISMI.

‎”Kami menyambut baik hadirnya ISMI Kabupaten Bungo. Pemerintah daerah tentu membutuhkan pemikiran, gagasan dan kolaborasi dari semua elemen. Apalagi ISMI menghimpun banyak sarjana dengan berbagai latar belakang keilmuan,” kata Dedy.

‎Dedy berharap pengurus yang baru dilantik tidak ragu berkomunikasi dengan pemerintah daerah.

‎Kalau ada gagasan yang bisa diterapkan, sampaikan.

‎Kalau ada program yang dapat dikerjakan bersama, bangun kolaborasi.

‎Bahkan jika ada kritik, menurutnya, kaum intelektual mempunyai ruang untuk menyampaikannya secara konstruktif.

‎”Kita tidak membutuhkan organisasi yang hanya menjadi penonton. Kalau ada pemikiran untuk kemajuan Bungo, sampaikan. Pemerintah terbuka untuk bersinergi. Kita ingin seluruh potensi

‎ketua ISMI Jambi sebut Setelah Dilantik Jangan Hilang Dalam sambutannya, Hj Ernawati mengingatkan pengurus bahwa pelantikan hanyalah pintu masuk.

‎Ia tak ingin ISMI berkembang menjadi organisasi yang ramai saat pengukuhan, tetapi kemudian sepi ketika panggung dibongkar.

‎”Pelantikan hari ini bukan akhir. Justru hari ini pekerjaan dimulai. Saya tidak ingin ISMI hanya ramai ketika dilantik, kemudian setelah itu tidak terdengar lagi. Pengurus harus bergerak, membuat program dan hadir di tengah masyarakat,” kata Ernawati.

‎penulis : Daniel