Istri Siri Kades Teluk Kayu Putih Mengadu: Diceraikan Lewat WhatsApp, Bupati Tebo Diminta Bertindak Tegas

- Penulis

Rabu, 25 Juni 2025 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUARA TEBO – Kisah memilukan dialami Jumiati (41), warga Unit 1 Rimbo Bujang, yang mengaku sebagai istri siri dari Kepala Desa Teluk Kayu Putih, Muslim (51). Ia mengadukan perlakuan tidak adil yang diterimanya, termasuk diceraikan secara sepihak melalui aplikasi pesan WhatsApp.

 

Jumiati menyampaikan kisahnya dengan penuh air mata kepada awak media pada Selasa, 24 Juni 2025. Ia berharap ada keadilan dan tindakan nyata dari Bupati Tebo terhadap perlakuan oknum kepala desa tersebut.

 

Pernikahan siri keduanya berlangsung pada 2 Maret 2023. Sejak saat itu, Jumiati mengaku hidup dalam ketidakpastian. Nafkah yang diberikan Kades Muslim tidak menentu — kadang sebulan sekali, kadang hingga tiga bulan baru diberi. Bahkan, ia mengaku pernah terlambat membayar kontrakan karena tidak mendapat dukungan ekonomi dari suaminya.

 

“Dia hanya datang seminggu tiga kali. Saat masa perpanjangan jabatan kemarin, dia dua bulan tidak pulang, tidak kirim uang, tidak peduli,” ujar Jumiati.

 

Situasi semakin memburuk setelah istri sah dari Kades Muslim mengetahui keberadaan Jumiati. Ketegangan rumah tangga pun meningkat, hingga akhirnya Muslim mengirim surat talak pertama lewat WhatsApp, dan kembali mengulangi perbuatannya pada 11 Juni 2025 dengan surat talak kedua, yang juga dikirim melalui aplikasi pesan singkat tersebut.

 

Isi surat talak yang dikirim via WhatsApp menyebutkan bahwa Muslim secara sepihak menceraikan Jumiati, tanpa proses langsung atau mediasi.

 

“Dia menceraikan saya hanya lewat WA, tidak ada pertemuan, tidak ada penjelasan. Saya merasa tidak punya harga diri lagi,” tutur Jumiati terisak.

 

Ia juga mengungkap bahwa selama menjalin hubungan, ia kerap merasa dikekang. Kades Muslim sering melakukan panggilan video dan telepon tanpa henti, dan tidak memperbolehkan dirinya menghubungi terlebih dahulu.

 

“WA saya diblokir-buka seenaknya. Kalau saya telepon duluan, nggak bisa, harus dia yang hubungi,” ungkapnya.

 

Yang lebih menyakitkan bagi Jumiati, ia kehilangan dukungan dari keluarganya sendiri karena membela sang Kades. Padahal, sebelum menikahi Jumiati, Muslim pernah berjanji kepada ibunda Jumiati tidak akan menelantarkannya.

 

“Semua hanya janji. Sekarang saya malah dimusuhi keluarga saya sendiri,” ucap Jumiati.

 

Atas kejadian ini, ia mendesak agar Bupati Tebo turun tangan dan memberikan sanksi tegas kepada Kades Muslim, mulai dari penonaktifan hingga pencopotan jabatan.

 

“Walaupun pernikahan saya tidak tercatat negara, tapi sah menurut agama. Saya minta keadilan dan perlindungan,” tegasnya.

 

Media ini telah berupaya menghubungi Muslim, Kades Desa Teluk Kayu Putih, untuk mendapatkan klarifikasi dan tanggapan terkait pengaduan ini. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum dapat dihubungi. (Gusti)

Berita Terkait

Sidang Dugaan Pembunuhan Di PN Tebo, Terdakwa Minta Vonis Ringan, Ada Apa.??
Baru 8 Jam Tiba di Tanah Air, Dandim Pungky Cek Lokasi Pembangunan Koperasi Merah Putih
Lalu Lintas Terganggu Akibat 6 Ekor Sapi Berkeliaran Di Pusat Kota Tebo
Ditemukan Mengapung Di Sungai Batang Hari Diduga Mayat Zakaria
Pencarian Zakaria Korban Hilang Di Sungai Batang Hari Memasuki Hari Kedua
Korban Tewas di Kebun Sawit: Hakim Tolak Eksepsi Keluarga Terdakwa
Bukan Sekadar Listrik, Ini Harapan: PLN Beri Kado Terindah untuk Warga Sungai Bengkal!
Kuasa Hukum Keberatan Atas Rekonstruksi Kasus Imam Komaini, Sebut Polisi Lakukan Tidak Sesuai Hasil Visum
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 23:17 WIB

Jangan Dianggap Sepele, Perempuan Dalam Masa Iddah Dilarang Dekati Lelaki Lain

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:42 WIB

Demo PETI di Polda Jambi Mendadak Batal, Dugaan Sogokan 25 Juta Dari Bos Tambang Ilegal Terkuak!!!

Selasa, 10 Februari 2026 - 20:06 WIB

Dugaan Pelaku Pemerkosa Banyak Oknum Polisi Terlibat, Polda Jambi Harus Transparan 

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:21 WIB

Kuasa Hukum Korban Pemerkosaan di Jambi Tegaskan Tolak Damai: Fokus Ungkap Semua Pelaku

Kamis, 5 Februari 2026 - 09:56 WIB

“Kuasa Hukum Putra Tambunan S.H., M.H., Desak Polda Jambi Usut Kasus Rudapaksa, Tranparansi,Minta Proses Hukum Jelas”

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:21 WIB

Labai Korok: Reformasi Polisi, Semua Harus Jadi Negarawan

Selasa, 27 Januari 2026 - 13:57 WIB

Respons Cepat Polresta Jambi Saat ODGJ Ganggu Warga di Kota Baru

Sabtu, 24 Januari 2026 - 09:37 WIB

DISDIK JAMBI: Kuasa Hukum Serukan Bebaskan Wawan – Dijerat Tanpa Bukti, Penguasa Seolah Punya ‘Pelindung Khusus’!”

Berita Terbaru

Bungo

Pemilik Sakura Karaoke Bantah Di Sebut Buka Sampai Subuh

Minggu, 12 Apr 2026 - 00:22 WIB