Demo PETI di Polda Jambi Mendadak Batal, Dugaan Sogokan 25 Juta Dari Bos Tambang Ilegal Terkuak!!!

- Penulis

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

LANGITJAMBI, JAMBI_ Rencana aksi demonstrasi di Polda Jambi terkait tambang emas ilegal dan penangkapan pelaku penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Puntikalo, Kabupaten Tebo, akhirnya Batal Digelar.

Pembatalan tersebut menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat, karena sebelumnya aksi itu disebut-sebut akan dilakukan oleh sejumlah pihak yang mengatasnamakan kepentingan masyarakat dan lingkungan.

Informasi yang beredar menyebutkan, aksi unjuk rasa tersebut mendadak dibatalkan tanpa penjelasan terbuka kepada publik. Padahal, kasus PETI di Punti Kalo sebelumnya menjadi perhatian puplik karena dinilai merusak lingkungan, merugikan negara, serta berpotensi memicu konflik sosial di wilayah tersebut.

Penangkapan pelaku tambang ilegal oleh aparat penegak hukum pun sempat mendapat perhatian dan dukungan dari berbagai kalangan.

Namun, muncul dugaan bahwa pembatalan aksi tersebut berkaitan dengan adanya pemberian uang sebesar Rp.25 juta. Dana itu disebut berasal dari seseorang bernama Aan yang diduga merupakan bos besar atau pengendali aktivitas PETI di kawasan tersebut. Dugaan tersebut menimbulkan kecurigaan adanya upaya untuk meredam gerakan massa agar tidak melakukan demonstrasi.

Jika dugaan tersebut benar, maka hal ini menjadi preseden buruk dalam upaya penegakan hukum terhadap praktik PETI. Sebab, pemberantasan tambang ilegal tidak hanya menyangkut penindakan terhadap pelaku di lapangan, tetapi juga harus menyentuh jaringan dan pihak yang diduga menjadi aktor utama di balik aktivitas tersebut. Upaya membungkam kritik melalui praktik sogokan tentu dapat melemahkan kepercayaan publik terhadap proses hukum.

Masyarakat pun diharapkan tetap kritis dan tidak mudah terpengaruh oleh kepentingan tertentu. Aparat penegak hukum dan pihak terkait didesak untuk menelusuri kebenaran informasi tersebut secara transparan dan profesional. Ketegasan dalam menangani PETI menjadi kunci penting agar kerusakan lingkungan dapat dihentikan serta keadilan bagi masyarakat tetap terjaga.***

Berita Terkait

Polresta Jambi Gelar Apel Serpas Operasi Ketupat Siginjai 2026
Jangan Dianggap Sepele, Perempuan Dalam Masa Iddah Dilarang Dekati Lelaki Lain
Dugaan Pelaku Pemerkosa Banyak Oknum Polisi Terlibat, Polda Jambi Harus Transparan 
Kuasa Hukum Korban Pemerkosaan di Jambi Tegaskan Tolak Damai: Fokus Ungkap Semua Pelaku
“Kuasa Hukum Putra Tambunan S.H., M.H., Desak Polda Jambi Usut Kasus Rudapaksa, Tranparansi,Minta Proses Hukum Jelas”
Labai Korok: Reformasi Polisi, Semua Harus Jadi Negarawan
Respons Cepat Polresta Jambi Saat ODGJ Ganggu Warga di Kota Baru
DISDIK JAMBI: Kuasa Hukum Serukan Bebaskan Wawan – Dijerat Tanpa Bukti, Penguasa Seolah Punya ‘Pelindung Khusus’!”
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 23:17 WIB

Jangan Dianggap Sepele, Perempuan Dalam Masa Iddah Dilarang Dekati Lelaki Lain

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:42 WIB

Demo PETI di Polda Jambi Mendadak Batal, Dugaan Sogokan 25 Juta Dari Bos Tambang Ilegal Terkuak!!!

Selasa, 10 Februari 2026 - 20:06 WIB

Dugaan Pelaku Pemerkosa Banyak Oknum Polisi Terlibat, Polda Jambi Harus Transparan 

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:21 WIB

Kuasa Hukum Korban Pemerkosaan di Jambi Tegaskan Tolak Damai: Fokus Ungkap Semua Pelaku

Kamis, 5 Februari 2026 - 09:56 WIB

“Kuasa Hukum Putra Tambunan S.H., M.H., Desak Polda Jambi Usut Kasus Rudapaksa, Tranparansi,Minta Proses Hukum Jelas”

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:21 WIB

Labai Korok: Reformasi Polisi, Semua Harus Jadi Negarawan

Selasa, 27 Januari 2026 - 13:57 WIB

Respons Cepat Polresta Jambi Saat ODGJ Ganggu Warga di Kota Baru

Sabtu, 24 Januari 2026 - 09:37 WIB

DISDIK JAMBI: Kuasa Hukum Serukan Bebaskan Wawan – Dijerat Tanpa Bukti, Penguasa Seolah Punya ‘Pelindung Khusus’!”

Berita Terbaru

Bungo

Pemilik Sakura Karaoke Bantah Di Sebut Buka Sampai Subuh

Minggu, 12 Apr 2026 - 00:22 WIB