Warga Kecewa Lumpur Tebal Penuhi Kebun Mereka, DLH Provinsi Jambi Sebut Itu Bukan Pencemaran

- Penulis

Selasa, 18 November 2025 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LANGITJAMBI, BUNGO_ Pencemaran limbah lumpur PT. Kuantan Inti Makmur (KIM) yang menutupi lahan perkebunan warga, sehingga merusak tanaman dan juga menyulitkan warga untuk beraktivitas. Pasalnya, limbah lumpur kiriman dari PT. KIM tersebut mencapai ketebalan hingga 3 meter lebih.

Terkait permasalahan tersebut, Selasa 18 November 2025, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bungo, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi, PT. KIM dan asmasyarakat yang terdampak limbah lumpur mengadakan pertemuan sekaligus pemberitahuan hasil uji sampel melalui laboratorium pada limbah lumpur tersebut.

Namun, hasil uji sampel tersebut justru membuat masyarakat kecewa. Karena, hasil uji lab menyebutkan kalau limbah lumpur tersebut bukan termasuk kategori pencemaran.

Hal tersebut disampaikan oleh Budi Hermanto, Kepala Bidang Penataan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi.

“Dapat kami simpulkan dari hasil uji laboratorium yang kami Terima pada tanggal 10 Nopember 2025, hasilnya memenuhi Baku Mutu atau Tidak Tercemar di empat titik yang dilakukan dengan menggunakan parameter peraturan menteri Nomor 113 tahun 2023 tentang Baku Mutu air limbah bagi usaha atau kegiatan pertambangan batu bara”. Sebut Budi Hermanto

Hasil uji laboratorium yang disampaikan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi tersebut justru membuat masyarakat kecewa. Karena mereka tidak mempermasalahkan air limbah, tetapi limbah lumpur yang berasal dari tanah kupasan.

“Kami tidak mengatakan air kami tercemar, yang kami tuntut kebun kami terpenuhi limbah lumpur. Dalam hal ini tidak diperlukan uji Laboratorium karena sudah kelihatan jelas kalau limbah lumpur tersebut sudah memenuhi kebun kami”. Ujar salah satu warga didampingi warga lainnya

“Sudah jelas jelas kalau limbah lumpur berasal dari tanah kupasan tambang tersebut sudah merusak kebun warga, bahkan ketebalan lumpur bahkan ada yang lebih dari 3 meter, masih disebut tidak tercemar, bukan masalah limbah air, tapi limbah lumpur”. Lanjut salah satu warga

Selanjutnya salah satu warga mengatakan kalau masalah limbah lumpur ini tidak juga terselesaikan mereka akan melakukan blokade (menutup) jalur transportasi PT. KIM.

“Kami ingin Pihak PT. KIM segera menyelesaikan masalah limbah lumpur tersebut. Jika belum juga selesai kami akan memblokade jalan menuju PT. KIM”. Tambah seorang warga***

Penulis : Rismilita/ Chapunk

 

 

Berita Terkait

Natalena Dimutasi Ke Polda Jambi, Elfino Jabat Kapolres Bungo
PP.FC Juarai Turnamen Tropeo Karang Taruna Dusun Pematang Panjang, Teje Cell.FC Rantau Embacang Runner-up
Suana Tangis Haru Saat Dandim Pungky Tinggalkan Bungo
SMKN 6 Bungo Borong Prestasi, Raih The Best Participant dan Juara Nasional Video Dokumenter
Muhammad Daniel Koordinator LangitJambi.com Hadiri Acara Hari Pers Nasional 2026 Di Banten
Rahmat Arpison Anggota DPRD Kabupaten Bungo Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional Th. 2026
Warga Resah Maraknya Peredaran Narkotika Dikampung Lereng, Berharap Polisi Segera Bertindak
Camat Bersama Polsek Muko-Muko Bathin VII Gotong Royong Dukung Program Bupati, Jaga Kebersihan Lingkungan Dari Sampah
Berita ini 102 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:07 WIB

Hebooh.!! Gugatan PMH Bupati Ke Tiga Instansi Dugaan Aset Pemda Disertifikatkan Jadi Milik Pribadi

Jumat, 27 Februari 2026 - 15:43 WIB

Belasan Orang Diciduk, Polisi Temukan Barang Bukti Emas dan Sabu

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:35 WIB

Fokus Rawat Orang Tua Lagi Sakit, Andi Samudra Resmi Mundur Dari Jabatannya, Siapa Bakal Penggantinya.

Rabu, 25 Februari 2026 - 00:08 WIB

Heboh..!! Sidang Gugatan Muhammad Fadhil Arief, Benarkah Ada Temuan BPK Terkait Aset Pemda??

Rabu, 18 Februari 2026 - 07:50 WIB

PT.MMS Diduga Tak Penuhi Standar Pabrik Sawit, Limbah Dibuang ke Sungai Pilau Mencuat Sejak 2019

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:13 WIB

Panen Perdana Tembus 1,45 Ton Jagung, Program Satu Desa Satu Hektar

Senin, 16 Februari 2026 - 12:18 WIB

PANAS..!!! Bupati Batang Hari Gugat Sekda ke PN Muara Bulian, Bakeuda dan Inspektorat Ikut Terseret

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:08 WIB

Kasus Pencurian Masih Dominan, 100 Kasus Tuntas Ditangani Sepanjang 2025

Berita Terbaru

Batang Hari

Belasan Orang Diciduk, Polisi Temukan Barang Bukti Emas dan Sabu

Jumat, 27 Feb 2026 - 15:43 WIB