Diduga Lebih Dari 11 Unit Ekskavator PETI Beraktivitas Di Wilayah Batang Uleh

- Penulis

Sabtu, 20 September 2025 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LANGITJAMBI,  BUNGO,_ ¯Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) menggunakan ekskavator semakin menjamur di Kabupaten Bungo. Tidak hanya di wilayah Batang Bungo dan Batang pelepat, PETI menggunakan Ekskavator kini juga marak di aliran Sungai Batang Uleh, Kecamatan Tanah Tumbuh.

Keterangan dari sumber menuturkan Kondisi ini telah ternyata telah berlangsung lama, yang mengakibatkan air Sungai Batang Uleh kini berubah warna menjadi keruh pekat tercampur lumpur limbah aktivitas tambang ilegal. Parahnya,pencemaran ini tidak hanya berdampak di sekitar hulu, tetapi juga mengalir hingga ke Sungai Batang Tebo

Selain itu sumber juga menyebutkan kalau ada lebih dari 11 unit ekskavator tambang emas ilegal yang beroperasi dikawasan Batang Uleh.

“Kegiatan tambang emas ilegal di wilayah Batang Uleh sudah cukup lama. Ada lebih dari 11 Unit Ekskavator PETI beraktivitas disana. Limbah PETI itu lah yang menyebabkan air sungai Batang Uleh Keruh pekat, tidak hanya Batang Uleh pencemaran limbah tersebut juga menggalir hingga Batang Tebo”. Tutur Sumber (Jum’at, 19/09/2025)

Baca Juga:  Di Tuduh Menggelapkan Uang Masjid, Rio Lubuk Kayu Aro Sebut Itu Fitnah

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Bungo bersama APH segera mengambil tindakan serta memberi sanksi tegas kepada para penambang tersebut.

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Bungo bersama APH segera bertindak serta memberi sanksi tegas kepada para penambang”. Lanjut Sumber

” Selama ini yang disorot cuma wilayah Batang Bungo, padahal PETI menggunakan Ekskavator juga banyak terdapat di Batang Uleh”. Tutup Sumber***

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

BPBD Kabupaten Bungo Himbau Masyarakat Waspada Bencana Banjir Dan Tanah Longsor
Pemusnahan Narkoba Bersama Kejaksaan Negri Bungo Dengan nilai ratusan juta rupiah hasil 67 Perkara
Alya Adhani: Lestarikan Seni Anyaman Lewat Karya Kreatif di Usia Muda
Pembagian Bantuan Tidak Tepat Sasaran, Masyarakat Minta Kadis Sosial Kabupaten Bungo Turun Kelapangan
SMKN 6 Bungo Peringati Hari Guru Nasional Dan HUT PGRI Ke_ 80
Riana Minta Kadis Sosial Turun Kelapangan, Cek Penerimaan Bansos Agar Tepat Sasaran 
Bocah 10 Tahun Terseret Arus di Sungai Batang Tebo Ditemukan Tak Bernyawa
2 Bocah Tenggelam Di Batang Tebo, Satu Selamat Satu Lagi Masih Dalam Pencarian
Berita ini 452 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 November 2025 - 10:37 WIB

Hewan Ternak Babi Bebas Masuk Diwilayah Pelembang, Diduga Tidak Miliki Izin Resmi

Minggu, 16 November 2025 - 21:01 WIB

Belum Ditetapkannya Tersangka Penggelapan Mobil, Hendri Saragih Ajukan Surat Penyitaan Objek

Jumat, 14 November 2025 - 12:25 WIB

Dituduh Mencuri Sawit, Warga Peninjau Diborgol Dan Dipukul Petugas PT. Jamika Raya

Kamis, 13 November 2025 - 02:17 WIB

Jaka Syahroni : Hukuman Setimpal Untuk Pelaku Kejahatan Harus Ditegakkan, Itu Solusinya

Rabu, 12 November 2025 - 09:15 WIB

Hasil Otopsi Jenazah Dosen IAKSS Masih Menjadi Bahan Proses Hukum

Selasa, 11 November 2025 - 21:45 WIB

Hasil Outopsi Dosen IAKSS Korban Waldi, Kapolres Sebut Tidak Ditemukan Kekerasan di Bagian area kelamin korban

Sabtu, 8 November 2025 - 12:56 WIB

Tim Satresnarkoba Bungo Amankan Bandar Narkoba Di Sungai LiLin

Jumat, 7 November 2025 - 14:07 WIB

Sebagai Saksi, Adik Kandung Dosen Korban Waldi Hadiri Sidang Kode Etik Di Polda Jambi

Berita Terbaru

Jambi

Ditinggal Ayah Ke ATM, Afif Ditemukan Di Polsek Kota Baru

Jumat, 28 Nov 2025 - 16:33 WIB