LANGITJAMBI, BUNGO_ Beredar berita keberangkatan sejumlah oknum BPD, Datuk Rio, dan istri datuk Rio beberapa dusun di kecamatan Tanah Sepenggal Lintas ke Batam dan Singapura diduga tanpa izin Instansi terkait di Kabupaten Bungo.
Camat Tanah Sepenggal Lintas, Sulaiman, S. Sos, ketika dikonfirmasi via pesan WhatsApp menyampaikan bahwa pihaknya tidak pernah menerima laporan keberangkatan dinas dari para oknum BPD, Datuk Rio serta Istri Datuk Rio tersebut.
“Waalaikumsalam, izin ndo, mohon maaf ndo. Coba koordinasi dengan Dinas PMD. Kalau ngadap kami atau ngato nak berangkat dinas dak ado, ndo. Terimakasih.” Tulis Camat Tanah Sepenggal Lintas
Selain itu, keterangan dari pendamping kecamatan mereka juga mengaku tidak mengetahui detail keberangkatan tersebut.
“Awak dak tau yang pergi tuh, Bang. Katonyo bimtek di Jambi. Awak tanyo dengan kanti yang lain, dak do acara bimtek di Jambi”. Balasnya
Pendamping kecamatan kemudian menyebutkan beberapa nama dusun yang diduga mengirim peserta:
1. Dusun Rantau Embacang: Datuk Rio, istri Datuk Rio, BPD
2. Dusun Tebingtinggi: Datuk Rio, Istri Datuk Rio, BPD
3. Dusun Sungai Tembang: Datuk Rio, Istri Datuk Rio (BPD tidak diketahui)
4. Dusun Pematang Panjang: Ketua BPD
5. Rantau Makmur: Ketua BPD
Keterangan dari Dinas PMD Bungo mengatakan kalau kegiatan Bimtek di Jambi memang ada, tetapi kalau masalah keberangkatan ke Singapura pihak Dinas PMD tidak mengetahui hal tersebut.
“Bimtek di Jambi ada, tapi keberangkatan ke Singapura tidak kami ketahui”. Jawabnya
Dari keterangan yang didapat menyebutkan kalau Bimtek resmi yang diketahui Dinasbl PMD hanya di Kota Jambi, yang dilaksanakan di salah satu hotel.
Untuk kegiatan Bimtek tersebut Dinas PMD mengirimkan Kepala Bidang (kabid) sebagai pendamping. Tidak ada nota atau izin keberangkatan ke Batam ataupun Singapura.
Bupati Bungo juga tidak pernah menandatangani nota perjalanan ke luar negeri. Terkait para oknum tersebut pihak Dinas PMD menegaskan kalau perjalanan keluar negeri tersebut tidak diketahui.
“Kalau bimtek di Jambi itu kami mengetahui. Namun soal dugaan keberangkatan ke Batam atau Singapura, kami tidak tau. Tidak ada nota dari Bupati untuk keberangkatan itu.” Jelas salah satu Pegawai Dinas PMD
Diduga keberangkatan sejumlah oknum Datuk Rio, Istri Datuk Rio dan BPD tersebut mengggunakan anggaran desa hingga Rp 14 Juta Per Orang.
Salah satu pemerintah dusun di Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas menjelaskan kalau salah satu anggota BPD di Dusunnya (Desa) ada yang ikut berangkat, anggaran untuk bimtek tersebut 14 juta rupiah per orang.
“Anggaran Bimtek BPD di dusun kami Rp 14 juta per orang, ada satu orang BPD yang pergi, Kami sudah mencegahnya, namun katanya bersifat memaksa. Kami juga bilang kalau nanti diperiksa Inspektorat, tanggung sendiri.” Sebutnya
Dirinya juga mengatakan bahwa tidak ada nota perjalanan Dinas dari Bupati Bungo.N amun oknum BPD tetap berangkat dengan dalih Bimtek Jambi – Batam – Singapura.
Sementara itu, keterangan dari Pemerintah Dusun lainya menyebutkan kalau di Dusun mereka yang berangkat hanya satu orang BPD, karena itu kegiatan BPD, selain itu dia juga kalau pemerintah Dusun tidak tahu persis kegiatan Bimtek tentang apa.
“Yang pergi ado BPD surang. Pemerintah dusun dak ado yang pergi. Itu kegiatan BPD. Kami dak tau persis acaranyo. Katonyo study tiru. Anggarannyo Rp 13 juta”. Lanjutnya
sumber : STV












