Alya Adhani: Lestarikan Seni Anyaman Lewat Karya Kreatif di Usia Muda

- Penulis

Rabu, 26 November 2025 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LANGITJAMBI,  BUNGO_ Ketertarikan Alya Adhani terhadap seni anyaman telah tumbuh sejak ia masih duduk di bangku SMP pada tahun 2019. Saat itu, ia mendapat kesempatan untuk mengikuti magang anyaman di Daerah Istimewa Yogyakarta melalui program dari Disperindag Bungo. Namun, kecintaannya pada seni tradisional ini sejatinya sudah muncul sejak SD dan SMP, di mana ia kerap mengikuti berbagai lomba menganyam.

“Yang pertama memang jiwa saya di bidang seni dan selalu ingin berkarya. Membuat anyaman ini menurut saya hal yang menarik, apalagi ketika bisa memecahkan pola-pola terbaru yang cukup sulit. Jadinya saya selalu ingin menciptakan produk-produk model terbaru,” ungkap Alya kepada Langit Jambi, Rabu (26/11/2025).

Memasuki jenjang SMK, Alya semakin aktif mengikuti pelatihan, baik di tingkat daerah maupun kota. Baginya, seni anyaman bukan hanya kegiatan kreatif, tetapi juga bentuk tanggung jawab untuk menjaga warisan budaya.

Baca Juga:  Serahkan 988 SK P3K, Bupati Bungo Ingatkan Harus Mengabdi Jangan Sampai Terjerat Hutang Bank

“Yang paling penting, saya ingin meneruskan kelestarian budaya. Seni anyaman di zaman sekarang, khususnya di daerah saya, sudah sangat langka. Ini sangat perlu dipertahankan dan dikembangkan,” jelas Alya yang biasa di panggil sehari hari

Saat ini, Alya yang tengah menempuh pendidikan kuliah hanya mampu memproduksi sekitar lima buah anyaman berukuran sedang per hari. Meski begitu, ia tetap berkomitmen untuk terus berkarya di tengah keterbatasan waktu.

Alya berasal dari Pasar Lubuk Landai, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Jambi. Perempuan kelahiran 24 Januari 2005 ini menguasai berbagai jenis bahan anyaman seperti rumbai, pandan, rotan, purun, bambu, hingga resam. Namun untuk sementara, ia memilih fokus pada satu bahan, yaitu resam.***

Penulis:  Gusti Dian Saputra

Berita Terkait

BPBD Kabupaten Bungo Himbau Masyarakat Waspada Bencana Banjir Dan Tanah Longsor
Pemusnahan Narkoba Bersama Kejaksaan Negri Bungo Dengan nilai ratusan juta rupiah hasil 67 Perkara
Pembagian Bantuan Tidak Tepat Sasaran, Masyarakat Minta Kadis Sosial Kabupaten Bungo Turun Kelapangan
SMKN 6 Bungo Peringati Hari Guru Nasional Dan HUT PGRI Ke_ 80
Riana Minta Kadis Sosial Turun Kelapangan, Cek Penerimaan Bansos Agar Tepat Sasaran 
Bocah 10 Tahun Terseret Arus di Sungai Batang Tebo Ditemukan Tak Bernyawa
2 Bocah Tenggelam Di Batang Tebo, Satu Selamat Satu Lagi Masih Dalam Pencarian
Diduga Perjalanan Ke Singapura Oknum BPD, Datuk Rio dan Istri Tanpa Izin Instansi Terkait
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 November 2025 - 10:37 WIB

Hewan Ternak Babi Bebas Masuk Diwilayah Pelembang, Diduga Tidak Miliki Izin Resmi

Minggu, 16 November 2025 - 21:01 WIB

Belum Ditetapkannya Tersangka Penggelapan Mobil, Hendri Saragih Ajukan Surat Penyitaan Objek

Jumat, 14 November 2025 - 12:25 WIB

Dituduh Mencuri Sawit, Warga Peninjau Diborgol Dan Dipukul Petugas PT. Jamika Raya

Kamis, 13 November 2025 - 02:17 WIB

Jaka Syahroni : Hukuman Setimpal Untuk Pelaku Kejahatan Harus Ditegakkan, Itu Solusinya

Rabu, 12 November 2025 - 09:15 WIB

Hasil Otopsi Jenazah Dosen IAKSS Masih Menjadi Bahan Proses Hukum

Selasa, 11 November 2025 - 21:45 WIB

Hasil Outopsi Dosen IAKSS Korban Waldi, Kapolres Sebut Tidak Ditemukan Kekerasan di Bagian area kelamin korban

Sabtu, 8 November 2025 - 12:56 WIB

Tim Satresnarkoba Bungo Amankan Bandar Narkoba Di Sungai LiLin

Jumat, 7 November 2025 - 14:07 WIB

Sebagai Saksi, Adik Kandung Dosen Korban Waldi Hadiri Sidang Kode Etik Di Polda Jambi

Berita Terbaru

Jambi

Ditinggal Ayah Ke ATM, Afif Ditemukan Di Polsek Kota Baru

Jumat, 28 Nov 2025 - 16:33 WIB