Warga Akui Terpaksa Tambang Emas Ilegal Demi Bertahan Hidup, Peri Vermata, Kita Sudah lakukan Himbauan

- Penulis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 17:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

LANGITJAMBI,  BATANG HARI_  Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) masih ditemukan di wilayah Kecamatan Maro Sebo Ulu, Batang Hari, Jambi.

Holik, mengaku terpaksa melakukan pekerjaan ilegal tersebut demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Kami terpaksa melakukan pekerjaan mencari emas ilegal ini. Saya tahu ini ilegal, tapi kami hanya ingin mencari untuk menyambung hidup,” ujar Holik saat ditemui Langit Jambi, Sabtu siang (3/1/2025).

Saat ditanya apakah tidak ada pekerjaan lain yang bisa dilakukan, Holik menyebutkan bahwa sebenarnya ada pekerjaan seperti berkebun atau menyadap karet. Namun menurutnya, kondisi saat ini tidak memungkinkan.

Ada seperti berkebun dan sadap karet, tapi sekarang banyak ninja maling, hasilnya tidak mencukupi,” tambahnya.

Kepala Desa Sungai Ruan Ilir, Peri Vermata mengatakan pihak desa telah berulang kali memberikan imbauan kepada warga terkait larangan aktivitas tambang ilegal.Kami sudah memberikan himbauan,” ungkap Peri Vermata singkat.

Kapolsek Safrizal SH. MH,sudah menyampaikan bahwa pihak kepolisian bersama pemerintah desa telah melakukan langkah persuasif berupa imbauan kepada para pelaku PETI.

Sudah dilakukan tindakan persuasif berupa himbauan bersama-sama dengan kepala desa setempat. Akibat kerusakan yang ditimbulkan, aktivitas sempat berhenti, namun kemudian dilakukan lagi,” jelas Safrizal.

Ia menambahkan, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan tindakan tegas apabila aktivitas ilegal tersebut terus berlanjut.

Mungkin perlu dilakukan tindakan represif berupa penangkapan terhadap para pelaku oleh Satreskrim Unit Tipiter,” tegasnya.

Penulis:  Gusti Dian Saputra

Berita Terkait

Apa yang Akan Dilakukan Pemerintah Terkait Aktivitas PETI, Rahmat Hasrofi Pilih No Comment
Gadis Nasifa Ditemukan Tewas di Lubang Galian Batu Bata, Polisi Akui Belum Kantongi Bukti dan Saksi
Jalan di Ujung Jembatan Penghubung Batang Hari–Tebo Mulai Rusak
Transparansi Dana BOS SMAN 4 Batang Hari Dipertanyakan, Diduga Ada Indikasi Dikorupsi
Pohon Besar Tumbang Timpa Rumah Warga, Diduga Akibat Angin Kencang
Wiki Wijaya Apresiasi Kejujuran Kapolres Batang Hari dalam Rilis Akhir Tahun 2025
Rokim, Pastikan Tindak Lanjuti Dugaan Website Desa Tebing Tinggi Sudah Habiskan Rp10 Juta
5 Anggota Geng Motor Diserahkan Ke Satreskrim Polres Batanghari
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 07:09 WIB

Tendangan Pertama Bupati Bungo Resmi membuka Turnamen Futsal Bupati Cup 2026

Minggu, 4 Januari 2026 - 18:28 WIB

Kasus Pembunuhan di Tanah Tumbuh, Polisi Ungkap Motif Dendam Lama

Kamis, 1 Januari 2026 - 22:41 WIB

Anggaran Dana Desa besar, Pembangunan minim. Masyarakat minta DPRD Bungo evaluasi Perda Tentang Pemilihan RIO

Kamis, 1 Januari 2026 - 10:52 WIB

Rio Rantau Pandan Resmi Di Nonaktifkan, Terkait Penyalahgunaan Dana Desa 2,3 Milyar

Rabu, 31 Desember 2025 - 22:09 WIB

Kapolsek Pelayang Resmi Naik Pangkat, Dari  IPTU Menjadi AKP. R.F. Ritonga,S.H

Rabu, 31 Desember 2025 - 15:27 WIB

Larangan Perayaan Tahun Baru Oleh Bupati Bungo Sepertinya Tidak Diindahkan, Sejumlah Tempat Hiburan Edar Pemberitahuan Pesta Musik

Selasa, 30 Desember 2025 - 20:46 WIB

Loka POM di Kabupaten Bungo Perketat Pengawasan Pangan Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Selasa, 30 Desember 2025 - 09:09 WIB

Mampukah Natalena Eko Cahyono Menuntaskan Program Zero PETI atau Berhenti di Tengah Jalan?

Berita Terbaru