LANGITJAMBI, BUNGO_ Kabut asap kembali menebal di wilayah Kabupaten Bungo, Jambi. Saat ini kondisi udara mulai dikeluhkan masyarakat saat beraktivitas di luar, namun demikian aktivitas siswa masih tetap berjalan seperti biasa. (Rabu, 30/09/2026)
Arya, Salah satu masyarakat Kabupaten Bungo mengatakan bahwa beberapa hari ini kabut asap yang semakin pekat membuat pandangan menjadi terbatas dan mengganggu pernapasan.
“Kondisi udara saat ini mulai menguning akibat tebalnya asap dan juga mengganggu jarak pandang hingga menimbulkan ketidaknyamanan saat beraktivitas”. Ujarnya
Selain itu, kondisi udara yang dipenuhi asap ini juga mulai dirasakan serta mengganggu pernapasan.
“Pandangan terganggu dan terbatas, Napas juga mulai terasa sesak”. Tambahnya
Menurutnya, kondisi cuaca dan kualitas udara seperti saat ini dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), batuk dan pilek.
Namun demikian hingga hari ini siswa sekolah masih belum diliburkan atau diperintahkan untuk mengadakan sekolah jarak jauh (Daring).
“Anak anak sekolah masih beraktivitas seperti biasa, belum ada perintah untuk Daring”. Ujar salah satu guru
Rahmad, Salah satu tokoh pemuda Kabupaten Bungo, meminta agar pemerintah untuk berperan aktif dalam menangani kebakaran dan kabut asap yang terjadi, terutama apabila asap berasal dari kebakaran hutan dan lahan.
“Kami berharap pemerintah lebih aktif menangani kebakaran yang terjadi, supaya asap tidak terus menyebar dan mengganggu masyarakat”. Sebut Rahmad
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap dengan mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kondisi udara memburuk serta menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar rumah.
